Langsung ke konten utama

Tingkatkan Literasi Digital, Pemuda Muslim Sukabumi Gandeng Pelajar Latihan Menulis Blog



Era disrupsi saat ini memang serba digital dimana semua aspek kehidupan sudah merambah dan terintegrasi dalam digitalisasi. Inilah kenapa jadi manusia yang hidup zaman sekarang akan sangat ketinggalan apabila tidak memiliki kecakapan dalam menggunakan fasilitas digital. 

Teknologi sebagai alat dalam melakukan aktivitas komunikasi bahkan memiliki kecepatan dalam bertukar informasi menyebabkan kehidupan dan peradaban manusia di muka bumi kian cepat dan berpengaruh besar dalam akselerasi kehidupan. 

Peradaban civil society 5.0 ditandai dengan menjamurnya masyarakat yang mengakses internet dan banyak melakukan aktivitas sehari-hari dengan internet dari mulai bekerja sampai berbelanja dan tentu saja komunikasi dengan keluarga demikian mudahnya. 

Pengertian Literasi Digital

Literasi digital menjadi tonggak awal dari dimulainya era civil society 5.0 yaitu terjadinya disrupsi dimana dunia maya menjadi bagian dari kehidupan di dunia nyata. Sebagai masyarakat civil society 5.0 tentu banyak tantangan yang erat kaitannya dengan dunia digital oleh sebab itu perlu kiranya memahami literasi digital. 

Literasi digital merupakan pengetahuan dan kecakapan dalam memanfaatkan kemajuan teknologi diantaranya seperti pemanfaatan alat komunikasi, jaringan internet, pemanfaatan media dan banyak lagi lainnya. 

Pengguna yang memahami literasi digital akan cakap dalam menggunakan, mencari, mengerjakan, mengevaluasi, bijak, cerdas dan cermat dalam menggunakan teknologi digital termasuk dalam menyaring informasi yang berdar yang belum dapat dipastikan kebenarannya. 

Kolaborasi Pemuda Muslim Kab. Sukabumi, FLP Kab. Sukabumi dan OSIS MA I'anatuth Tholibin

Dalam sebuah diskusi kecil bersama pengurus Pemuda Muslim Kabupten Sukabumi munculah kesadaran akan pentingnya literasi digital sehingga kami berencana untuk menggalakan pemuda yang sadar akan pentingnya literasi digital dan ikut terlibat dalam memanfaatkan media digital.

Berangkat dari kesadaran tersebut maka dipikirkan kembali agar gerakan ini bukan hanya sekadar gerakan kesadaran saja, tetapi juga menjadi gerakan yang memiliki aksi nyata. Sadar apabila dikerjakan sendiri maka tidak akan mampu untuk menanganinya sehingga diperlukan keterlibatan pihak lain. 

Sehubungan dengan pentingnya gerakan literasi digital maka dipilihlah Forum Lingkar Pena (FLP) Kabupaten Sukabumi yang merupakan organisasi kepenulisan yang banyak konsen dalam gerakan literasi. Sehingga FLP Kabupaten Sukabumi dinilai sangat tepat untuk diajak dalam berkolaborasi dan syukurnya mereka menyanggupi dan siap berkontribusi dalam gerakan sadar ini. 

Sasaran penting dalam meningkatkan tumbuh kembangnya literasi digital di kalangan pemuda perlu diperhatikan siapa kira-kira yang dapat menjadi bagian dari gerakan ini. Maka dari itu, salah satu organisasi siswa intra sekolah (OSIS) yang juga memiliki minat besar terhadap literasi digital kami libatkan sehingga dipilihlah OSIS MA I'anatuth Tholibin, Cidahu. 

Kolaborasi adalah bentuk dari gerakan yang dapat menjangkau sasaran dalam kegiatan Pelatihan Menulis Blog sehingga, menjadi sebuah perkumpulan gerakan yang mengedepankan kesadaran pentingnya literasi digital. 

Pelatihan Menulis Blog

Berkat keseriusan dan kesungguhan dalam kolaborasi akhirnya kegiatan Pelatihan Menulis Blog dapat direalisasikan pada hari kamis, 8 Februari 2024 di MA I'anatuth Tholibin. Kegiatan pelatihan tersebut diikuti kurang lebih oleh 40 peserta yang merupakan dari kalangan pelajar dan mahasiswa. 

Kegiatan yang dilaksanakan seharian tersebut mendapatkan antusias dan apresiasi dari Pimpinan Cabang Syarikat Islam Kabupaten Sukabumi Asep Sofwan Munandar yang sekaligus membuka acara tersebut secara resmi. 

Dalam sambutannya ia memberikan pesan untuk tetap mewarnai dunia dengan menulis, karena menulis akan membuat hidup manusia tetap abadi. Sebagaimana para ulama terdahulu yang melalui karya-karyanya hingga saat ini petuah mereka tetap hidup dalam karyanya meskipun jasadnya telah tiada. 

Menulis juga merupakan seruan penting dari Allah SWT untuk terus menggali ilmu Allah yang sangat luas bahkan dengan menulis sebanyak apapun ilmu Allah tidak akan mampu tertulis hal ini sebagaimana yang termaktub dalam Al Quran surah Al Kahfi ayat 109. 

Katakanlah (Muhammad), “Seandainya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, maka pasti habislah lautan itu sebelum selesai (penulisan) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula)." (QS. Al Kahfi : 109)

Kegiatan tersebut mendapat perhatian dari peserta setelah mengikuti pemaparan materi mengenai tentang blogger yang disampaikan oleh Sulaeman Daud salah satu blogger sukabumi sekaligus ketua PC Pemuda Muslim Kab. Sukabumi dan Azwar Ibrahim seorang akademisi yang merangkap sebagai blogger dan banyak melakukan aktivitas di dalam komunitas literasi dan FLP Kab. Sukabumi. 

Nulis We Heula

Pasca kegiatan selesai peserta kemudian diberikan tugas guna mengimplementasikan ilmu yang telah didapat dalam pelatihan. Tugas pertamanya adalah Nulis We Heula atau jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia nulis aja dulu. 

Mereka dituntut untuk membuat sebuah blog yang mana nama dan tampilannya disesuaikan dengan yang mereka inginkan kemudian menulis apa saja yang mereka mau dan inginkan tanpa ada batasan. Selanjutnya, mereka harus menyetor tulisan tersebut dalam masa tenggang waktu satu minggu. 

Selain itu kami bermaksud juga untuk menindaklanjuti kegiatan pelatihan menulis blog ini dengan kegiatan pelatihan menulis blog via daring. Sehingga, peserta pelatihan akan semakin terasah keterampilannya dalam mengelola blog sendiri dan semakin termotivasi dalam menulis. 


Sulaeman Daud, lahir pada 7 April 1996. Asal Sukabumi, Sekarang berdomisili di Kota Tangerang pekerjaaan buruh serabutan nyambi menulis blog biar tetap waras

Komentar

Designed by Open Themes & Nahuatl.mx.