Langsung ke konten utama

Bangkitnya Kesadaran Nasional dan Perkembangan Ideologi Politik

 


Ideologi Politik

Menurut sejarah Indonesia, bangsa ini telah mengalami masa-masa yang pelik dengan terjadinya kolonialisme dan imperialisme yang dilakukan oleh negara barat. 350 tahun lamanya, Indonesia mengalami penjajahan oleh Belanda dan 3,5 tahun oleh Jepang. Kesadaran untuk terbebas dari belenggu penjajahan terus dirasakan oleh kalangan bangsa Indonesia hingga akhirnya membuat sebuah perlawanan. 

Perlawanan dengan angkat senjata saja tidak akan cukup, dan kemungkinan menangnya juga sangat sedikit mengingat senjata yang digunakan oleh bangsa Indonesia tidak sepadan dengan senjata yang dimiliki Belanda. Oleh karenanya, jalannya lainnya adalah melalui gerakan kelompok atau organisasi. Untuk mewujudkan hal tersebut bangsa Indonesia tentu harus memiliki dasar-dasar berpikir melalui penanaman ideologi. 

Setiap ideologi tentu memiliki cita-cita yang ingin dan akan dicapai untuk masyarakat dan suatu kelompok tertentu. Sementara cara, langkah, program dan proses untuk menuju dan mencapai cita-cita tersebut dinamakan "politik". Hal tersebut mengindikasikan bahwa ideologi dan politik tidak dapat dipisahkan karena merupakan entitas. Begitu pula dengan bentuk nyata dari ideologi-politik adalah masyarakat yang berada disuatu wilayah tertentu dengan peraturan yang berlandaskan suatu ideologi tertentu dalam kepemimpinan pemerintahan tertentu pula, yang disebut Negara. 

Ideologi Politik di Indonesia Pada Masa Penjajahan Belanda

Pada abada ke 20 bukan hanya menjadi saksi bagi perjuangan bangsa Indonesia, melainkan dalam hal gerakan-gerakan anti penjajahan yang bermunculan dimasa itu menarik perhatian yang khusus. berkembang di masa itu adalah munculnya ideologi-ideologi yang berkembang di Indonesia. Diantaranya adalah Nasionalisme, Islamisme dan Komunisme.

Dari golongan Nasionalisme lahirlah Indische Partij (PI) pada tahun 1912 yang kemudian berkembang menjadi Partai Nasional Indonesia (PNI) pada tahun 1927 dan dari golongan Islam lahir Partai Sarekat Islam Indonesia (PSII) pada tahun 1921, dan dari golongan komunis lahir Partai Komunis Indonesia (PKI) pada tahun 1924. 

Ketiga ideologi tersebut, pada dasarnya memiliki keresahan dan cita-cita yang sama yakni ingin membebaskan bangsa Indonesia dari belenggu penjajahan. Sehingga, dengan gerakan-gerakan yang dilakukan baik melalui perlawanan fisik maupun melalui diplomasi terus digencarkan. 

Karena berkat persatuan dan kesatuan ketiga golongan tersebut begitu masif memerangi penjajahan, meskipun secara pandangan ideologis berbeda tetapi, pada akhirnya bangsa Indonesia mampu merebut dan mengentarkan bangsa Indonesia ke depan pintu gerbang bangsa Indonesia.

Sulaeman Daud, lahir pada 7 April 1996. Asal Sukabumi, Sekarang berdomisili di Kota Tangerang pekerjaaan buruh serabutan nyambi menulis blog biar tetap waras

Komentar

Designed by Open Themes & Nahuatl.mx.