Langsung ke konten utama

5 Target Ibadah yang Perlu Diperhitungkan Selama Ramadan



Sahabat kaula muda, hari ini adalah hari kedua dalam melaksanakan ibadah puasa, bagaimana ibadah puasa sahabat di hari kedua ini? semoga kita senantiasa diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa di tahun ini.

Sebagaimana yang kita ketahui bulan Ramadan adalah bulan yang penuh dengan momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Untuk itu diperlukan hal-hal penting dalam peribadatan selama bulan Ramadan ini untuk mencapai target yang diharapkan. 

Tentunya kita sepakat bahwa manusia yang baik adalah mereka yang melakukan perbuatan yang lebih baik dari sebelumnya. Jika demikian, maka sudah saatnya kita membuat target-target yang ingin dicapai selama bulan Ramadan ini, untuk mencapai sesuatu yang lebih baik dari Ramadan sebelumnya. 

Beberapa ulasan berikut ini akan kita bahas mengenai target yang setidaknya dapat membantu kita untuk melaksanakan ibadah puasa menjadi lebih baik dari sebelumnya. 

Meningkatnya Kualitas Puasa


Ramadan adalah satu-satunya bulan yang diwajibkan kepada umat muslim untuk menjalankan ibadah puasa seharian penuh. Secara harfiah puasa adalah menahan lapar dan dahaga sejak terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. 

Akan tetapi, tidak semua orang yang berpuasa memiliki kualitas puasa yang sama. Semua tergantung pada pelaksanaan bagaimana ia dapat menjalankan puasa tersebut dengan baik. Menurut Imam Al Ghozali kualitas puasa terbagi menjadi tiga yaitu puasa awam (shaum al-awam), puasa orang istimewa (shaum al-khawas), dan puasa orang yang sangat istimewa (shaum khawas al-khawas)

Puasa awam (shaum al-awam) dalam pandangan Imam Al Ghozali adalah mereka yang berpuasa hanya sekadar untuk menahan diri dari lapar, dahaga dan syahwat tetapi di luar itu, mereka masih melakukan perbuatan tercela seperti iri, dengki, gibah, curang dan sebagainya. 

Setingkat di atas puasa awam adalah puasa orang istimewa (shaum al-khawas) yaitu mereka yang berpuasa tidak hanya menahan diri dari lapar dan dahaga tetapi, turut menjaga diri dan anggota tubuhnya dari perbuatan-perbuatan yang dapat mendatangkan dosa bagi dirinya. Pada tingkatan ini disebut juga sebagai (shaum as-sholihin). 

Kualitas tertinggi dalam ibadah puasa menurut Imam Al Ghozali adalah puasa orang yang sangat istimewa (shuam khawas al khawas) yaitu selain daripada yang telah disebutkan sebelumnya mereka juga telah menjauhkan diri dari sesuatu yang hina dan bersifat keduniawian, dan mencegah dari segala bentuk perbuatan yang menduakan Allah SWT. 

Mengerjakan Sholat Wajib dan Sunnah Dengan Baik


Sholat merupakan tiangnya agama, apabila sholatnya baik maka baik pula agamanya begitupun sebaliknya. Dalam momentum bulan Ramadan tahun ini, kita hendaknya menargetkan diri untuk melaksanakan ibadah sholat dengan baik. 

Sholat wajib telah diberlakukan kepada umat Nabi Muhammad pada lima waktu yang tidak boleh terlewat dan apabila mengabaikannya maka, termasuk ke dalam dosa besar. Target yang hendaknya dicapai pada bulan Ramadan tahun ini adalah menjalankan ibadah sholat wajib tepat waktu tanpa tertinggal satu pun. 

Adapun sholat sunnah sangat dianjurkan untuk didirikan selama bulan puasa. Bahkan sholat tarawih menjadi salah satu sholat sunnah yang hanya ada dalam bulan Ramadan saja oleh sebab itu, sholat tarawih hendaknya menjadi prioritas sholat sunnah yang kita dirikan. 

Selain sholat tarawih kita juga dianjurkan untuk melaksanakan sholat sunah yang lain terutama pada sepuluh hari terakhir bulan puasa. Adapun sholat sunnah lainnya diantaranya sholat witir, sholat rawatib, sholat tahajud, sholat hajat, sholat tobat, sholat awwabin, sholat tasbih dan sholat dhuha. 

Tadarus Al Quran Hingga Khatam


Allah menurunkan Al Quran kepada Nabi Muhammad SAW pada bulan Ramadan. Diturunkannya Al Quran pada bulan Ramadan adalah sebuah momentum yang tepat bagi kita untuk lebih rajin mengaji dan menelaah ayat-ayat suci Al Quran. 

Melakukan tadarus selama bulan Ramadan adalah sesuatu yang baik untuk kita laksanakan karena, dengan membacanya akan mendatangkan pahala yang berlipat ganda. Bahkan alangkah lebih baiknya kita dapat menyelesaikan beberapa kali khataman. 

Untuk memiliki target khatam dalam membaca Al Quran misalnya, sebulan ini kita mengharapkan khatam sekali maka pastikan kita membaca Al Quran setiap harinya adalah satu juz. Apabila menginginkan dua kali khatam dalam sebulan maka, pastikan pula kita membaca dua juz dalam sehari. 

Memperbanyak Amalan Sedekah


Sedekah merupakan bentuk dari kedermawanan hati dalam menjalankan ibadah puasa. Dengan bersedekah artinya kita telah menyisihkan sebagian harta kita untuk diberikan kepada orang lain yang lebih membutuhkan. Meskipun nominalnya tidak banyak setidaknya, kita dapat konsisten untuk melakukannya. 

Sedekah pada dasarnya dapat menyuburkan dan menumbuhkan rezeki yang kita miliki maka, apabila kita menginginkan rezeki yang berlimpah sudah semestinya untuk ringan dalam mengeluarkan sedikit harta yang kita miliki. 

Selain sedekah, selama bulan Ramadan ini juga, kita diwajibkan untuk mengeluarkan zakat sesuai dengan ketentuan hisab baik itu zakat fitrah maupun zakat mal. Zakat tersebut adalah hak bagi para mustahiq untuk memperbaiki kehidupannya terutama dalam persoalan pangan selama bulan Ramadan. 

Memperdalam Ilmu Agama


Ilmu agama sangat berperan penting dalam menjalankan kehidupan kita di dunia. Oleh sebab itu, ilmu agama menjadi sesuatu yang urgen untuk didalami karena dapat menuntun kita ke jalan yang lebih baik. 

Memperdalam ilmu agama dapat dilakukan dengan berbagai cara diantaranya, turut hadir dalam kajian-kajian keislaman yang biasa diselenggarakan oleh komunitas, organisasi, atau kelompok masyarakat lainnnya. 

Membaca buku dan membaca e-book atau media internet menjadi alternatif lain yang dapat dilakukan oleh kita untuk memperdalam ilmu agama Islam. Utamanya kita dapat pula melakukan diskursus dengan rekan sebaya atau guru untuk memperdalam topik yang ingin kita ketahui. 

Dari sekian target yang ingin kita capai di bulan Ramadan tahun ini, apakah diantara salah satu target-terget yang disebutkan juga merupakan target yang ingin dicapai oleh sahabat? sungguh apapun keinginan yang kita harapkan untuk mencapai target di bulan Ramadan ini dapat terwujud dan membentuk diri kita menjadi lebih baik lagi. 
Sulaeman Daud, lahir pada 7 April 1996. Asal Sukabumi, Sekarang berdomisili di Kota Tangerang pekerjaaan buruh serabutan nyambi menulis blog biar tetap waras

Komentar

Designed by Open Themes & Nahuatl.mx.